SPKS Dinas Perkebunan dan SPKS Lakukan Sosialisasi Bersama Pemetaan Petani Swadaya di Kabupaten Sanggau>

Dinas Perkebunan dan SPKS Lakukan Sosialisasi Bersama Pemetaan Petani Swadaya di Kabupaten Sanggau

Parindu, 17 Agustus 2020 – Pemerintah pusat telah menerbitkan beberapa regulasi untuk memperkuat petani kelapa sawit antara lain adalah dengan Inpres no 8 tahun 2018 tetang perizinan usaha perkebunan dan peningkatan produktivitas dan permentan no 15 tahun 2020 tentang peningkatan Sumber Daya Manusia, dukungan sarana prasana dan peremajaan sawit.

Di kabupaten Sanggau, pelaksanaan peraturan tersebut terus dilakukan oleh Dinas Perkebunan melalui kerjasama dengan SPKS (serikat petani kelapa sawit). Kerjasama ini bertujuan untuk memperkuat perkebunan rakyat untuk mempercepat program pemerintah seperti peningkatan produktivitas perkebunan petani swadaya, fasilitasi legalitas para petani dan memperbaiki tata kelola yang lebih baik. Semua ini akan bermuara pada kesejahteraan dan sustainability kelapa sawit rakyat di kabupaten Sanggau.

Sebagai komitment dari kolaborasi kami, Dinas perkebunan kabupaten Sanggau Bersama Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) mengadakan sosialisasi pemetaan kebun petani sawit swadaya untuk penerbitan surat tanda daftar budidaya (STDB) dan percepatan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di beberpa desa di Kabupaten Sanggau. Sosialisasi awal ini diadakan di kelompok tani Mundun Pejungan Desa Palem Jaya Kecamatan Parindu. Perwakilan Dinas Perkebunan Sanggau yang hadir dalam sosialisasi ini adalah Bapak Stepanus selaku Kepala Bidang Perkebunan.  

Bapak Stepanus dalam kata sambutannya menyampaikan kepada petani sawit bahwa pemerintah kabupaten memiliki komitmen memperkuat perkebunan rakyat khususnya dalam perbaikan tata kelola perkebunan petani swadaya yang lebih baik kedepan. Saat ini SPKS merupakan oraganisasi petani sawit yang sudah bermitra dengan dinas perkebunan untuk pendampingan petani sawit di kabupaten Sanggau untuk mendampingi petani. Pemerintah daerah Kabupaten Sanggau sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh SPKS karena saat ini data petani sawit sangat dibutuhkan untuk mendukung program pemerintah seperti untuk menerbitkan STDB petani sawit dan mempercepat usulan program PSR. Data petani hasil pendatan ini nantinya akan menjadi data dinas perkebunan kabupaten untuk perencanaan program kepada petani sawit.

Sementara itu Ketua SPKS Kabupaten Sanggau bapak Albertus Darius mengatakan sosialisasi kepada petani untuk menjelaskan pentingnya pemetaan perkebunan petani swadaya. Pemetaan ini untuk memperoleh informasi-informasi sesuai dengan form STDB (Surat Tanda Daftar Budidaya Perkebunan) dan akan mempermudah proses pendampingan dan pelaksanaan program sawit rakyat di kabupaten sanggau.  Pemetaan ini menargetkan sekitar 300 – 400 petani sawit dalam program SPKS tahun 2020. Proses pemetaan di dilakukan mengunakan GPS dan kuesioner sesuai dengan STDB melalui sebuah aplikasi android. Setiap tahun sejak tahun 2018, SPKS terus melakukan pemetaan petani sawit di kabupaten sanggau hingga membentuk kelembagaan tani. Kegiatan-kegiatan ini kami harapkan mendapat dukungan kuat dari pemerintah Provinsi hingga pemerintah nasional khususnya direktorat jendral perkebunan dan BPDP-KS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit). 

 

Kontak Informasi :

Albertus Darius : 0821-5448-7309 (WA) 

 

Sumber :